Sajak Pilu Cinta

Sedekat nafas dan udara...
Semanis mimpi dan ruang imaji...
Senyata kamu...
Seada aku...

Sedekat jarak dan seburam pandang...
Sejujur ketelanjangan...
Selelah simpuh...
Sebiadab harapan...

Sehancur keteguhan...

Sejauh mana lagi harus ku artikan 'cinta' kalau itu yang serendah-rendahnya telah kupahami...

#TGD 26 Mei 2016

DSC_0903

Wanita Jalang

Aku wanita jalang…

yang menebar kasih dan binar harapan

di setiap kesempatan

 

Aku wanita jalang…

yang berucap beda

pada tiap lelaki menyedihkan

 

Aku wanita jalang…

terkungkung dilema

disetiap keringat yang mendera raga

 

Aku memang wanita jalang…

yang penuh kisah dan kasih

Aku memang wanita jalang…

yang ingin menjamahi dunia seutuhnya

Aku memang wanita jalang…

yang punya alasan dan mimpi besar untuk hidup yang lama

 

Aku memang wanita jalang dan gila!

Dengan semua rayu dan harga diri yang dipertaruhkan

 

Aku si wanita jalang…

yang pemberani, punya mimpi, penuh kasih dan benci…

 

Aku lah wanita jalang…

yang tak pernah merasa terbuang…

 

-DA-

12/01/14

 

 

 

 

A professional Actor Words in His Performance…(May I hope this?hahaha)

If each and every breath I take is a blessing…

It is because of every secondof my life spent with you

For thore glare

And every stare of your beauty

Breath of your hair

And touch of your skin

For those smiles that keeps linger on my mind

Alongside with each and every laughter

For those stories we made

And adventure we’ve been trough

And discoveries we made

And love we create

May our love be stronger

And our bond unbreakable

As our heart clings together

And our blood flows for each other

My mind, flesh, and soul are yours

You’re the torch of my passion

And beacon of my happiness

I love you, Milady, My Vampire…

Segelas Semesta…

Ini teh…

Di mana gelas jadi semesta

Kita daun tehnya

Air hangat jadi Tuhannya

 

Semua jadi satu

Dalam kuasa-Nya

Larut dalam kebesaran-Nya

 

Kemana pun ku menghadap

Kemana pun ku melangkah

Tiap tarikan napas

Tiap-tiap denyut dan gerak

Tak ada yang tanpa kuasa-Nya

 

Silahkan saja kau cari

Tak mampu kau uraikan

Tak mampu kau pisahkan

Karena Ia jauh lebih dekat

Dari nadimu sendiri…

Merenung

Sedikit waktu, tak pernah tertuang untuk ini

Berhenti…merebah…dan tak berpikir

Menjadikan angin teman yang tak ternilai

Menatap keburukan dan kebaikan dunia bertatap waktu yang sama

Sabar menanti…

Membuka kesempatan pada diri ini melihat lebih dalam dan bercermin ke belakang

Seakan waktu saat-saat terbaik bukan hal yang diidamkan lagi

Selatan dan utara menjadi searah

Baik dan buruk menjadi sama

Sedih dan bahagia menajadi tidak beda

Cinta dan benci menjadi samar

Tabu dan nyata sudah tidak berarti

Semakin ku ke dalam, semakin terlihat buruknya keadaan

Sedihnya, lampu penerang hidup yang kecil dan rapuh namun berarti itu tak pernah lagi menjadi matahari yang bersinar…

Hembusan angin kini hanya menjadi tawa kehidupan tanda sepinya hidup

Ramainya kicauan burung kini hanya menjadi radio rusak tanda gagal kuperbaiki

Seakan sebenarnya telah terjawab…

Bahwa semua yang sudah tidak pada¬† tempatnya,…tak mampu kubenahi…

DA 180913

17:16

Bayangan

Tak kunjung berhenti air mataku

Membiarkannya mengalir didampingi hatiku yang kuat bergetar

Terbayang pedih, sakit dan hinanya diri ini memandang jauh ke depan waktu

Akankah ada teriakan namaku ke langit seraya berdoa?

 

Aku muda dan penuh gairah

Namun kelemahanku akan bayang-bayang kematian yang mengikuti

Dalam mimpi ia bertanya, kapan kusiap?

Membuatku bergetar, merinding, sedih dan takut

Dalam bayang ia memesona, akan keindahan dan godaannya untuk berhenti dari lelahnya sandiwara hidup tak berujung

 

Aku benci masa depanku

Tabu, tak berbentuk, sulit digenggam…

Ap ceritanya setelah matiku?

Berartikah aku?

Berartikah tetesan darah, keringat, pengorbanan, siksaan dan tragedi yang melekat pada tubuh dan jiwa ini?

Kemana pahit yang tak sebanding ini membawaku?

 

Aku ingin pulang…aku ingin pulang..

Aku ingin pulang lelah dalam damai

Tanpa lengkingan teriakan menyayat dada

 

Kudengar masa depan tak seindah cerita

Akan kuhitung berapa kali namaku bergetar di langit cerah maupun kelam

Sumpahku pada bumi…

 

DA-140913

tidak sama…

Sesuatu tak akan pernah sama…
Saat ia menawarkan cintanya,
Itu adalah sesuatu yang seharusnya menjadi tanda.

Aku harus menyadari, sikapku bukan milik semua orang.
Dan dia bukan orang yang sama..

Cinta selalu ingin dimengerti,
Bagaimana pun bentuknya..

Aku harus menyadari, dia bukan orang yang sama.
Tugasku untuk menjadi berbeda dan tahu posisiku.
Bahwa sikapmu bukan milik semua orang.

Dan aku sangat mencintainya..
Untuk suatu perbedaan..
Untuk kesetiaan…