Merenung

Sedikit waktu, tak pernah tertuang untuk ini

Berhenti…merebah…dan tak berpikir

Menjadikan angin teman yang tak ternilai

Menatap keburukan dan kebaikan dunia bertatap waktu yang sama

Sabar menanti…

Membuka kesempatan pada diri ini melihat lebih dalam dan bercermin ke belakang

Seakan waktu saat-saat terbaik bukan hal yang diidamkan lagi

Selatan dan utara menjadi searah

Baik dan buruk menjadi sama

Sedih dan bahagia menajadi tidak beda

Cinta dan benci menjadi samar

Tabu dan nyata sudah tidak berarti

Semakin ku ke dalam, semakin terlihat buruknya keadaan

Sedihnya, lampu penerang hidup yang kecil dan rapuh namun berarti itu tak pernah lagi menjadi matahari yang bersinar…

Hembusan angin kini hanya menjadi tawa kehidupan tanda sepinya hidup

Ramainya kicauan burung kini hanya menjadi radio rusak tanda gagal kuperbaiki

Seakan sebenarnya telah terjawab…

Bahwa semua yang sudah tidak pada  tempatnya,…tak mampu kubenahi…

DA 180913

17:16

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s