Bayangan

Tak kunjung berhenti air mataku

Membiarkannya mengalir didampingi hatiku yang kuat bergetar

Terbayang pedih, sakit dan hinanya diri ini memandang jauh ke depan waktu

Akankah ada teriakan namaku ke langit seraya berdoa?

 

Aku muda dan penuh gairah

Namun kelemahanku akan bayang-bayang kematian yang mengikuti

Dalam mimpi ia bertanya, kapan kusiap?

Membuatku bergetar, merinding, sedih dan takut

Dalam bayang ia memesona, akan keindahan dan godaannya untuk berhenti dari lelahnya sandiwara hidup tak berujung

 

Aku benci masa depanku

Tabu, tak berbentuk, sulit digenggam…

Ap ceritanya setelah matiku?

Berartikah aku?

Berartikah tetesan darah, keringat, pengorbanan, siksaan dan tragedi yang melekat pada tubuh dan jiwa ini?

Kemana pahit yang tak sebanding ini membawaku?

 

Aku ingin pulang…aku ingin pulang..

Aku ingin pulang lelah dalam damai

Tanpa lengkingan teriakan menyayat dada

 

Kudengar masa depan tak seindah cerita

Akan kuhitung berapa kali namaku bergetar di langit cerah maupun kelam

Sumpahku pada bumi…

 

DA-140913

Iklan

One thought on “Bayangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s